Aku membuka percakapan itu
kembali , percakapan sederhana diriku dan dirimu ciptakan. Awal dimana aku dan
kamu menjadi dekat dan akrab. Hari pun terus berganti , Ntah virus apa yang
membuat rasa itu menyebar keseluruh hatiku hingga apapun yang dirimu katakan
dan lakukan untukku or bersama ku menjadi sesuatu hal yang membahagiakan. Dan tanpa
sadar aku terlalu larut dan tenggelam dalam kebahagiaan sederhana itu, hingga
aku lupa bahwa semua itu hanyalah semu.
Sekarang kenyataan tlah
menyadarkanku bahwa sesungguhnya kedekatan itu hanyalah sebatas seorang kakak
kepada adiknya. TIDAK LEBIH !!
Jika boleh jujur… aku kecewa dengan kenyataan ini, aku kecewa denganmu, sangat sangat kecewa. Apa dirimu sadar apa yang dirimu ucapkan tak sesuai dengan dirimu lakukan, apa kamu sadar tlah merusak kepercayaan ku untukmu.. NTAHLAH!! Mungkin dirimu tak cukup peka tentang sebuah rasa yang melebur menjadi satu ..
Jika boleh jujur… aku kecewa dengan kenyataan ini, aku kecewa denganmu, sangat sangat kecewa. Apa dirimu sadar apa yang dirimu ucapkan tak sesuai dengan dirimu lakukan, apa kamu sadar tlah merusak kepercayaan ku untukmu.. NTAHLAH!! Mungkin dirimu tak cukup peka tentang sebuah rasa yang melebur menjadi satu ..
Apa yang dahulu aku ingin
dapatkan darimu, kini telah didapatkan orang lain. Mampukah aku berucap “Wanita
itu beruntung memilikimu” sedangkan aku tak cukup tau bahwa sesungguhnya
seperti apa dirimu, sudah menjadi terbaikah dirimu untuk menjadi seorang
pendamping??
Ntah sudah berapa kali aku melihat kemesraanmu dengannya, kemanjaan dia denganmu di hadapanku itu terlalu menggoreskan luka dihatiku..
Lalu dirimu mencoba memberikan suntikan vaksin yaa awalnya memang terasa begitu perih, hingga pada akhirnya vaksin itu berkerja membuat hatiku kebal dan terbiasa dengan apa yang terlihat dengan mataku sendiri .
Ntah sudah berapa kali aku melihat kemesraanmu dengannya, kemanjaan dia denganmu di hadapanku itu terlalu menggoreskan luka dihatiku..
Lalu dirimu mencoba memberikan suntikan vaksin yaa awalnya memang terasa begitu perih, hingga pada akhirnya vaksin itu berkerja membuat hatiku kebal dan terbiasa dengan apa yang terlihat dengan mataku sendiri .
==============
Hey detri!! GET UP!! LIHAT
!! Buka matamu lebar - lebar ..
Dia telah bahagia bersama pilihan hatinya,
Dia tlah lupa akan dirimu,
Dia takkan lagi mengubrismu,
Dia takkan lagi peduli semua tentangmu,
Dia begitu bahagia tanpa ada kamu.
Lalu?? Apa dirimu akan terus tepuruk dengan rasa itu ?? mempertahankannya??
pembelajaran ini sudah cukup membuat hatimu terombang ambing dan akhirnya terhenti untuk menyerah namun semua itu membuat hatimu kuat :”) yaa walaupun terkadang masih saja terlihat seperti rapuh…. Jangan biarkan namanya bertahan terlalu lama di hatimu, biarkan ia berlalu , terbang terbawa angin .. biarkan dia pergi dengan caranya sendiri dan menyisahkan kesejukan :’)
Dia telah bahagia bersama pilihan hatinya,
Dia tlah lupa akan dirimu,
Dia takkan lagi mengubrismu,
Dia takkan lagi peduli semua tentangmu,
Dia begitu bahagia tanpa ada kamu.
Lalu?? Apa dirimu akan terus tepuruk dengan rasa itu ?? mempertahankannya??
pembelajaran ini sudah cukup membuat hatimu terombang ambing dan akhirnya terhenti untuk menyerah namun semua itu membuat hatimu kuat :”) yaa walaupun terkadang masih saja terlihat seperti rapuh…. Jangan biarkan namanya bertahan terlalu lama di hatimu, biarkan ia berlalu , terbang terbawa angin .. biarkan dia pergi dengan caranya sendiri dan menyisahkan kesejukan :’)
Dm
120313
120313