Senin, 17 September 2012

aku akan menjadi buih....


Seperti putri duyung di dongeng itu.
Kelak aku akan menjadi buih dan membawa mati semua rahasia hatiku,
sebut aku pesimis.
Tapi sudah terlalu lama aku menunggu saat yang tepat untuk kebenaran itu.
Dan selama itu.
Aku melihat bagaimana benih – benih perasaanmu kepadanya
pelan – pelan tumbuh hingga menjadi bunga yang indah.

Aku kalah,
bahkan jauh sebelum mulai angkat senjata.
Kau ada di hidupku,
tapii bukan untuk kumiliki.
Kerjab mata indahmu hanya untuk dia dan selamanya itu takkan berubah.
Meski begitu,
kenapa aku tidak berusaha berbalik dan mencari jalan keluar dari bayang – bayang dirimu ??

Jika suatu hari kau menyadari perasaan ku ini,
kumohon jangan menyalahkan dirimu,
mungkin memang sudah begini takdir rasaku,
cinta ku padamu tak akan pernah melambung ke langit ketujuh,
aku hanya akan membiarkan buih -  buih kesedihanku menyaru bersama deburan ombak laut itu,
karena inilah pengorbanan terakhirku :
“membiarkanmu bahagia tanpa diriku”
:):)
 

Kutipan windhy puspitadewi – seandainya
“tentang rasa yg tak kunjung terucap”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar