Senin, 17 September 2012

aku akan menjadi buih....


Seperti putri duyung di dongeng itu.
Kelak aku akan menjadi buih dan membawa mati semua rahasia hatiku,
sebut aku pesimis.
Tapi sudah terlalu lama aku menunggu saat yang tepat untuk kebenaran itu.
Dan selama itu.
Aku melihat bagaimana benih – benih perasaanmu kepadanya
pelan – pelan tumbuh hingga menjadi bunga yang indah.

Aku kalah,
bahkan jauh sebelum mulai angkat senjata.
Kau ada di hidupku,
tapii bukan untuk kumiliki.
Kerjab mata indahmu hanya untuk dia dan selamanya itu takkan berubah.
Meski begitu,
kenapa aku tidak berusaha berbalik dan mencari jalan keluar dari bayang – bayang dirimu ??

Jika suatu hari kau menyadari perasaan ku ini,
kumohon jangan menyalahkan dirimu,
mungkin memang sudah begini takdir rasaku,
cinta ku padamu tak akan pernah melambung ke langit ketujuh,
aku hanya akan membiarkan buih -  buih kesedihanku menyaru bersama deburan ombak laut itu,
karena inilah pengorbanan terakhirku :
“membiarkanmu bahagia tanpa diriku”
:):)
 

Kutipan windhy puspitadewi – seandainya
“tentang rasa yg tak kunjung terucap”

Senin, 27 Agustus 2012

masih menantimu


Masih tentang mu,
ya KAMUU,...
aku selalu menyukai perbincangan kita,
aku selalu menikmati kebersamaan kita,
aku selalu memperhatikan senyuman INDAH milikmu..

NAMUN,
aku terlalu takut meneruskan harapan ini,
aku terlalu takut mengembangkan rasa ini,
hanya sia” kah atau benar akan terwujud ,,
dan aku ingin pergi berlalu sebelum aku benar-benar,
maju memperjuangkan rasa ini ,,,
 
aku LELAH,
aku ingin menyerah ...
tapii apa ??
aku hanya manusia biasa yang memiliki rencana,
dan memliki harapan..

Aku MASIH di sini,
ya masih berharap,
masih menunggu,
masih menanti...
suatu saat nanti kau akan mengerti rasa ini,
rasa dimana aku hanya bisa tersenyum setiap mengingat kembali kebersamaan KITA..


Dm
260812

tersadarkan :)


Sepertinya aku memang telah jatuh cinta padanya,
jam  berputar begitu cepat, haripun tlah semangkin berlalu,
bulan pun tlah berganti,
dan rasa itu belum dapat tergantikan dengan rasa yg lain..
rasa yang berawal hanya suka saja menjadi rasa sayang,
dan tak dapat aku pungkiri kalau rasa yang ada membuat aku ingin MEMILIKInya.
berada di SAMPINGnya dan berbagi BERSAMA..

Awal perkenalan singkat,
kenyamanan yang tercipta.
membuat aku menyukai apa yang ada padamu,
senyumanmu, tawamu, candamu,suaramu serta caramu memandangku,
Ntah mengapa rasa itu “hari ke hari”,
semakin tumbuh BUKAN meredup ataupun menghilang.

Terkadang harapan yang ada itu TIDAK seperti botol kosong,
kau seakan memberikan isi walau hanya seperempat,
tetapi ntah mengapa aku terlalu takut untuk berharap,
apalagi berharap yang terlalu tinggi,
karena aku takut JATUH,
aku takut untuk kecewa -___-‘



dm
220812

Jumat, 10 Agustus 2012

unforgettable


KITA tidak akan bisa “HANYA” berteman,
KITA akan bertukar pandangan penuh makna,
KITA akan teringat pada apa yang pernah ada,
KITA akan berharap akan apa yang mungkin ada,
Pada dasarnya, saya tidak percaya lelaki dan perempuan bisa hanya berteman ,
Mereka terlalu berbeda,
Selalu ada perasaan tak terbalas, rasa yang tak terungkapkan, masa lalu yang pernah di bagi.

Jika kita berteman,
Kita akan berhenti bertemu secara regular,
Tetapi terus bertukar e-mail,
Saya akan menyimpan semua emailmu dalam sebuah folder khusus.
Sesekali, saya akan membukanya dan membaca kembalie-mail – e-mail itu.
Bagi saya,
Hal itu tak berbeda dengan menyimpan pembincaraan kita dalam hati,
Suatu hari nanti, jika saya merindukan kamu,
Saya akan mengingat kembali masa-masa ini, seperti baru terjadi kemarin.
Ini lebih baik di banding berharap dapat melihat KAMU,
Tanpa mengetahui kapan kita akan bertemu,
Lebih baik daripada berpura-pura senang tentang kabar baik mengenai kamu dan istrimu, kehamilan pertama, anniversary,
Sedangkan saya sendirian menanti KAMU.
Saya tidak yakin saya akan sanggup melakukan itu semua..



kutipan “Winna Efendi”

Tetapii….
Di saat kita kehilangan tak selamanya kita harus melupakan,
BUKAN kah melupakan adalah sesuatu yg terlalu ekstrem ??
Bagaimana dengan sesuatu yg lebih sederhana, merelakan misalnya…
Setiap kita teringat, Kita akan rindu.
Begitu rindu, maka akan menimbulkan sesa.
Saat kita menyesal itu artinya kita belum “merelakan”.
Hanya jika kita mampu tersenyum pada memori itu tanpa rasa sesal,
Kita telah merelakan seutuhnya :):)

Sabtu, 14 Juli 2012

masih tentangmu :):)


Aku masih di sini dengan kesepian ku,
berteman dengan rasa rindu yang terus menghantuiku,
rindu yang tak pernah dia tau,
rindu yang hanya aku dan sahabat-sahabatku yang tau,
untuk siapa rindu itu,
entah telah berapa kali aku mengucapkan kalimat,
“aku merindukan dia, sangat merindukannya”..
kalimat yang bisa aku ungkapkan pada shabatku,
BUKAN pada dia,
dia seseorang yang sempat memberikan ku kebahagiaan dengan cara yang sederhana..

Aku tak pernah lupa bagaimana pertama kali pertemuan kita,
aku tak pernah lupa bagaiman pertama kali kau menyapa ku,
BAHKAN senyuamanmu selalu terbayang diingatanku …
apalagi semenjak malam itu, malam pertama kau kerumah ku,
kita ngobrol berdua, tanya jawab berdua, dan tertawa bersama lagi ..
setelah beberapa minggu yang telah berlalu.
kau menatapku saat ku berbicara,  yang menyebabkanku salah tingkah …
kau tertawa melihat aku yang salah tingkah ..
aku bahagia melihat tawa itu, aku bahagia dengan melihat senyumannya …
lagi – lagi aku bahagia dengan cara yang sangat sederhana darinya .

Dan kembali lagi dimana aku dank au ,
tak saling berhubungan, tak saling komunikasi, tak pernah bertemu .
hanya tinggal janji yang belum kau penuhi,
yang membuat aku berharap,
BAHWA dirimu kan memenuhinya suatu saat nanti …

aku ingin mengetahui kabarmu, keadaanmu, sedang  apa dirimu ??, dan bersama siapa,
mungkin aku yang hanya ingin tau tentangmu, sedangkan kamu TIDAK.
terkadang aku lelah dengan semua ini,
aku lelah menerka – nerka,
aku lelah menunggu,
aku lelah berharap.
dan aku lelah merindu…

mungkin waktu yang akan menjawab rasa lelahku …
:(:)


Dm
150712

Kamis, 14 Juni 2012

ketika kau menyapa


Pagi ini aku mencari sosok mu,
mencoba menerka-nerka,
apakah aku dapat melihatmu hari ini or tidak ??

aku menunggu ,
hingga akhirnya aku menemukan ciri-cirimu dengan
sepatu yang selalu kau pakai.
dan untuk kesekian kalinya,
aku hanya dapat melihat mu dari kejauhan …

tapiii,
tanpa di duga saat kau lewat d depan ku,
kau menyapa ku, ya untuk pertama kalinya semenjak malam itu,
senyuman manis yang merekah di bibirmu.

Namuun,
aku tak pernah banyak berharap,
aku takut , singkat perkenalan kita hanya lah mimpi indah yang sesaat.
aku takut, saat keinginan ku tak sesuai dengan kenyataan.
 teramat TAKUT :(

Tetapii ..
aku percaya semua akan indah pada waktunya,
perkenalan singkat kau dan aku adalah alur cerita yang telah di takdirkan,
ada HIKMAH di balik semua ini,
rasa ini,
harapan ini,
dan ketakutan ini …
karena ALLAH memberikan apa yang aku BUTUHKAN,
BUKAN sesuatu yang aku inginkan …



dm
140612

Selasa, 12 Juni 2012

perkenalan singkat yang berkesan :)

Berawal dari perkenalan singkat ku dengan mu,
aku kira semua kan biasa saja,
sama seperti aku berkenalan dengan orang lain,

NAMUN,
ternyata aku salah,
aku menyukai perkenalan itu,
aku menyukai senyuman itu,
BAHKAN aku ingin mengulang kembali fase itu.

Dimana kita duduk bersama,
berbagi cerita satu sama lain,
dengan candaan kecil menjadikan tawa,
yang membuat aku mulai menyukai keramahanmu,
yang membuat aku mulai menyukai caramu berbicara.

Aku merasakan kenyamanan di dekatmu,
aku merasakan kedewasaanmu mengajariku,
aku merasakan sesuatu yang berbeda.

Aku mengira rasa itu sesaat,
atau hanya angin lalu,
tapii ternyata aku salah,
aku mulai suka mengenang fase itu,
dan berharap mengulang kembali …
Sampai saat ini..

NAMUN,
itu hanya angan – angan,
sulit untuk ku gapai ,,
semenjak malam itu, aku tak pernah berhubungan or komunikasi lagi denganmu,
aku hanya dapat melihat mu dari kejauhan,
melihat senyumanmu,
aku bahagia, BUKAN kah itu sederhana ??
cara yang sangat sederhana…

Mungkinkah ini semua hanya kebetulan .
tetapi bukannya di dunia ini tidak ada sesuatu yang kebetulan ??



Dm
13062012